Sabtu, 28 Juni 2014

Kebun Raya Unmul Samarinda

Tempat wisata di Samarinda yang juga asri dengan pepohonan, hewan, museum dan beragam jenis permainan outbond ada di Kebun Raya Unmul Samarinda (KRUS) yang merupakan tempat tujuan wisata favorit. Posisi KRUS berada sangat dengan dengan pusat Kota Samarinda. Hanya dibutuhkan waktu kurang-lebih 15 menit saja untuk tiba di KRUS yang berada di bagian utara Kota Samarinda.

Cikal-bakal KRUS dapat ditelusuri dari tahun 1974. Dimana pada waktu itu, Universitas Mulawarman (Unmul) menerima lahan seluas 300 hektar untuk dikelola sebagai kawasan hutan konservasi. Hal tersebut turut didukung oleh Pemkot Samarinda. Hal ini bisa terlihat dari dikeluarkannya perda yang menetapkan lahan yang telah diterima oleh Unmul sebagai kawasan hutan pendidikan. Semenjak itu kawasan hutan tersebut telah menjadi tempat riset dan juga tempat berkumpul bagi mahasiswa Unmul. 

Kebun Raya Unmul Samarinda
KRUS dilengkapi dengan kebun binatang mini. Hewan yang bisa ditemui di KRUS, seperti buaya, orangutan, kancil, elang kepala putih, kuda, burung bangau, dan juga monyet ekor panjang. Khusus Orang Utan yang terdapat di KRUS sudah pandai terutama memilih makanan dan minuman yang enak dari pengunjung :)

Apabila ingin berkeliling di KRUS selain jalan kaki, ada delman dengan kapasitas beberapa penumpang yang dapat mengantarkan pengunjung untuk berkeliling KRUS. Berkeliling dengan menaiki delman sambil menikmati suasana KRUS yang dipenuhi dengan pepohonan hijau bisa jadi terasa menyenangkan. Bila berkunjung kesini, coba saja berkeliling dengan delman. Kalau ingin lebih yang lebih menantang, KRUS juga mempunyai track untuk All-Terrain Vehicle (ATV) yang juga dikenal sebagai motor beroda empat. Sesuai dengan namanya, kendaraan ini didesain untuk digunakan dalam berbagai medan yang biasanya belum tentu bisa dilalui oleh kendaraan biasa. Tapi jangan khawatir, track yang ada di KRUS tidaklah terlalu sulit. Hanya berupa track mendatar diatas tanah merah yang mempunyai beberapa tikungan tajam. Track ini benar-benar tidak sulit, bahkan anak-anak pun bisa dengan mudah mengendarai ATV untuk melewati track tanah tersebut.

Di KRUS terdapat kolam buatan dan dermaganya disepanjang tepi kolam. Dermaga ini digunakan sebagai tempat bersandarnya sepeda air. Dari dermaga ini terlihat ada banyak pengunjung yang mengitari kolam dengan menggunakan sepeda air. Untuk bergabung dengan pengunjung, cukup datang saja ke dermaga dan mulai naiki sepeda air yang bisa disewa dengan biaya tertentu. Di KRUS juga tersedia musholla yang bersih dengan nuansa kayu yang sangat nyaman apabila ada pengunjung muslim yang ingin sholat.

Pada area lain di KRUS terdapat sebuah bangunan bertingkat dua yang sepenuhnya terbuat dari kayu. Bangunan ini berdiri diatas rawa, sehingga dibangun dengan konstruksi seperti rumah panggung. Untuk menghubungkan tanah keras didepannya dengan bagian depan rumah yang terletak diatas rawa, terdapat sebuah jembatan kayu yang dibiarkan tanpa cat. Wajar saja bila dibangun sepenuhnya dengan kayu, karena sebenarnya bangunan tersebut adalah museum kayu. Didalam museum ini terdapat beberapa jenis kayu yang umumnya ditemukan di Kalimantan. Ada banyak informasi mengenai jenis kayu tersebut. Beberapa yang ada disini adalah jenis kayu yang sering dimanfaatkan untuk keperluan komersial.

Fasilitas di KRUS tergolong lengkap, bahkan setelah kita selesai berkeliling, melihat kebun binatang mini dan mencoba beragam permainan, kita bisa bersantai di pondok-pondok yang tersebar di KRUS. Selain itu ada juga pondok yang digunakan sebagai warung sehingga kita bisa membeli makanan dan minuman disitu. Biasanya KRUS ramai didatangi pengunjung pada hari libur bersama-sama dengan keluarga. KRUS merupakan tempat yang cocok untuk didatangi untuk menyegarkan diri setelah kesibukan yang teramat padat di hari kerja.


**** Wisata Samarinda

Tidak ada komentar:

Posting Komentar