Kamis, 26 Juni 2014

Desa Budaya Pampang

Referensi wisata ketika berada di Samarinda dan ingin mengetahui lebih dekat kehidupan para suku dayak, maka desa atau taman budaya wisata Pampang adalah pilihan yang tepat.  Disini tinggal Suku Dayak Kenyah setelah bermigrasi tahun 1967 dari kampung halaman asli mereka di Apokayan, Kabupaten Malinau, Kalimantan Timur. Mereka meninggalkan desa untuk tinggal di dekat daerah perkotaan, sehingga mereka bisa mendapatkan pendidikan dan mudah untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka sehari-hari.
Desa Budaya Pampang terletak di desa Pampang, Sungai Siring, Samarinda Utara kecamatan. Hanya sekitar 25 km dari Samarinda yang akan memakan waktu sekitar 30 sampai 45 menit. Jika menggunakan kendaraan umum, bisa pergi ke Pasar Segiri-Sungai Siring, di terminal Lempake di Samarinda.

Pintu Gerbang Desa Pampang



Saat ini, ada 800 anggota masyarakat Dayak Kenyah tinggal di desa Pampang.  Untuk melihat tari-tarian, para wisatawan dapat datang ke Pentas kesenian Dayak Kenyah yang diadakan setiap hari Minggu pukul 14 sd 15 wita. Tidak ada acara yang diadakan selain hari Minggu. Kalau ingin berkunjung biasanya dikenakan biaya masuk sebesar Rp 5.000,00 per orang. Cukup murah untuk biaya masuknya.

Para wisatawan yang datang juga bisa berfoto dengan orang dayak yang bertelinga panjang, sekali foto kisarannya antara Rp 25.000 sd Rp 50.000,- Biasanya tujuan utama wisatawan yang mengunjungi Taman Budaya Pampang adalah untuk melihat seni pertunjukan yang dipentaskan oleh anak-anak, remaja dan orang dewasa Dayak Kenyah. Acara ini dilakukan dalam Lamin atau rumah adat suku Dayak. Biasanya 8 tarian dilakukan dalam satu pertunjukan seperti tari nyelamai Sakai (tarian menyambut tamu), ajay (tarian perang), enggang terbang dan berburu (tarian berburu).
Suku Dayak sedang memainkan alat musik
Para remaja suku Dayak sedang menarikan tarian selamat datang

Acara lain yang biasanya menarik bagi wisatawan di Taman Budaya Pampang adalah  kita dapat membeli berbagai jenis cinderamata lokal yang dibuat langsung oleh masyarakat Dayak Kenyah. Mereka menjual kalung, gelang, ikat pinggang, topi tengkorak, topi, pakaian tradisional dan assesoris yang sebagian besar terbuat dari manik-manik dan bambu.  Cinderamata yang dijual disini juga masih bisa ditawar lagi.

Topi dan tas dari manik-manik

Aneka aksesoris dari manik-manik

Dekat teater Rumah Lamin, terdapat galeri batik yang menjual berbagai jenis batik Kalimantan. Jadi, kalau ingin membeli batik kalimantan yang dibuat langsung oleh para suku dayak bisa beli disini.

Batik Kalimantan Buatan Suku Dayak di Desa Pampang

Sayangnya, di daerah ini tidak tersedia warung makan atau restoran, jadi disarankan untuk membawa makanan kecil dan minuman selama anda menikmati pentas kesenian suku Dayak Kenyah pada hari Minggu :)

Walaupun demikian, Pampang direkomendasikan karena merupakan taman budaya yang menarik dimana kita bisa memahami kehidupan suku Dayak Kenyah secara lebih dekat. Jadi, bagaimana? Tertarik untuk datang dan mengenal lebih dekat dengan adat budaya Dayak Kenyah? Silakan kunjungi desa Budaya Pampang.


**** Wisata Samarinda

Tidak ada komentar:

Posting Komentar